Archive

Archive for the ‘Anti Virus’ Category

Download Gratis McAfee Antivirus Plus 2010

April 1, 2010 2 comments

McAfee Antivirus Plus 2010 merupakan salah satu di antara beberapa software antivirus berbayar yang paling populer. Jika Anda termasuk salah seorang penggemar McAfee kini Anda bisa mendapatkan software tersebut secara gratis untuk Read more…

Advertisements
Categories: Anti Virus, Software

10 Anti Virus Terbaik 2010

March 20, 2010 1 comment
Jumat, 19 Maret 2010

Setiap makhluk di bumi ini pastinya membutuhkan sebuah pelindung untuk melindungi dari berbagai macam hal yang membahayakan mereka. Manusia butuh pakaian untuk melindungi mereka dari cuaca panas atau dingin (tentunya yang paling utama adalah Menuntup Auratnya….betul khan….!!!). Manusia butuh tempat tinggal agar mereka dapat hidup aman dan tentram. Binatang butuh kulit atau pelindung lainnya yang melekat di tubuhnya untuk melindungi mereka dari serangan binatang Read more…
Categories: Anti Virus, Berita, Software

Cara Membersihkan Virus “FULLHOUSE”

November 17, 2009 Leave a comment

Satu lagi virus yang mengancam pengguna komputer adalah virus FullHouse. Ciri khas virus ini adalah membuat satu drive tambahan dengan nama FullHouse Drive.

Virus ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic yang dalam melakukan aksinya akan membuat drive tersendiri pada Desktop, My computer dan Control Panel yang jika dibuka akan menampilkan gambar “Han Ji Eun” artis cantik dalam serial Full House.

Untuk membersihkannya, simak langkah berikut ini:

-Scan file virus yang berada pada direktori C:\RECYCLER dengan antivirus yang sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik. Vaksincom menggunakan Norman Security Suite.

-Setelah selesai scan terdapat file virus dengan status file delete (defered) artinya file akan di hapus ketika windows restart

-Klik tombol Clean lalu Close pada saat itu juga Norman Security Suite akan meminta komputer untuk restart

-Untuk menormalkan kembali registri yang telah dibuat oleh virus buka Notepad lalu copy script di bawah

[Version]

Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKCR, comfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKCR, exefile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKCR, piffile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKCR, scrfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,””%1″”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,”Application”
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run, Task
Manager
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run, Manager Task
HKCR, exefile, NeverShowExt
HKCR, CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}
HKLM, SOFTWARE\Classes\CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}

-Simpan dengan nama “repair.inf” pilih Save As Type menjadi All Files

-Jalankan repair.inf dengan klik kanan kemudian pilih install

-Hapus file yang dibuat oleh virus dengan ciri berikut :

* Type file “application”
* Extension “exe”
* Ukuran 168 kb

-Untuk mempermudah proses pencarian file virus gunakan “Search Windows”
dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 168 KB dan date modified
pertanggal 7/8/2008

-Selanjutnya hapus “FullHouse Drive” pada Desktop, My Computer dan Contol
Panel

-Recovery Folder pada Flash Disk yang telah di Hidden

-Untuk menampilkan kembali folder yang disembunyikan pada flashdisk. Gunakan
perintah “ATTRIB” pada command prompt.

* Klik “Start”
* Klik “Run”
* Ketik “CMD”, kemudian tekan tombol “Enter”

-Pindahkan posisi directori ke drive Flash Disk, misalkan E maka ketik
perintah E: lalu tekan “enter”

-Kemudian ketik perintah ATTRIB -s -h -r /s /d kemudian tekan tombol enter

(sumber : oaseadwan.info)

RI Diserang Sejuta Virus Internet

October 30, 2009 Leave a comment

DENPASAR (Arrahmah.com) – ID-SIRTII mencatat internet Indonesia diserang satu juta virus setiap harinya. Virus itu berasal dari dalam maupun luar negeri dan berpotensi mengancam stabilitas negara.

“Karenanya mendesak dilakukan langkah antisipasi guna melindungi pengguna jasa layanan informasi dan teknologi dari serangan virus yang dilakukan para hacker itu,” kata Ketua Pelaksana ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) Richardus Eko Indrajit seusai membuka seminar keamanan informasi di Denpasar, Kamis (29/10).

Menurutnya, langkah antisipasi guna mencegah atau menangkis serangan virus itu perlu mendapat dukungan semua pihak. Atas serangan virus dari hacker itu, perlu dilakukan langkah counter serta kerja sama melibatkan banyak komponen.

“Kerjasama penting dilakukan baik dalam negeri maupun luar negeri sehingga tidak terjadi serangan terhadap keamaman informasi itu,” ujarnya.

Indrajit mencontohkan, kasus sengketa hak cipta tarian tradisional antara pemerintah Indonesia dan Malaysia belum lama ini tak lepas dari peran serangan virus terhadap sistem keamanan informasi.

Namun ia mengingatkan, munculnya masalah itu, tidak bisa serta merta dituduhkan kepada pihak asing sebagai pelaku, seperti Amerika Serikat atau negara besar lainnya. Sebab bisa jadi serangan itu dilakukan dari pihak-pihak dalam negeri. Alasannya hacker tidak dijelaskan identitasnya sehingga tidak bisa menuduh tanpa bukti jelas.

Menurut dia, serangan atas sistem informasi itu kini menjadi prioritas dan penanganan tinggi dari ID-SIRTII yang dibentuk untuk membantu Menteri Komunikasi dan Informatika dalam pengawasan masalah keamanan di jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet.

“Terlebih kalau menyangkut ancaman obyek-obyek vital negara atau yang berhubungan langsung dengan keselamatan manusia. Sebut saja obyek vital seperti sistem perbankan, sistem persenjataan militer, sistem pelabuhan udara dan lainnya,” katanya.

Dia mencontohkan negara Jepang, selalu menginformasikan dan memberi peringatan dini terhadap serangan virus kepada semua masyarakat penggguna internet.

Memang, lanjut dia, pemerintah telah membuat UU Telekomunikasi, namun itu lebih ditujukan guna memperketat pengawasan dalam negeri. Sementara ketentuan itu tidak bisa untuk menjangkau atau diterapkan di luar negeri.

“Untuk itu kerjasama perlu dilakukan dengan luar negeri. UU itu untuk menjaga kepentingan-kepentingan obyek vital,” katanya.

Saat ini, katanya, telah dilakukan kerjasama dengan negara-negara besar, seperti Rusia dan Cina guna menangkal serangan virus dan pihaknya melakukan melakukan pembaruan data dalam database.

“Setiap ada serangan harus cepat dan terus diinformasikan kepada pengguna internet sehingga bisa diantisipasi,” katanya seraya menambahkan selama ini serangan virus itu lebih banyak dialami para pengguna transaksi elektronik.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan Akses Protokol Itjen Postel (Inspektorat Jenderal Pos dan Telokomunikasi) Geryantika Kurnia menambahkan, ID-SIRTII terus berupaya menyosialisasikan kepada seluruh pihak terkait untuk pengamanan dan pemanfaatan jaringan telekonumikasi berbasis protokol internet.

“Para penyedia layanan telekomunikasi mesti bertanggungjawab terhadap infrastukturnya,” katanya.

Untuk itu, katanya, perlu dilakukan pemantauan dan deteksi dan peringatan dini setiap ada gangguan atau serangan virus yang terjadi.

Kegiatan sosialisasi di Bali merupakan “roadshow” terakhir di lima kota yang telah dilakukan sebelumnya seperti di Medan, Semarang, Makassar dan Banjarmasin. Kegiatan diikuti para praktisi dari lembaga pemerintah dan swasta di Bali.

(Sumber : arrahmah.com)

Norman Malware cleaner,solusi untuk menghalau virus & Malware

October 9, 2009 Leave a comment
October 9, 2009 · Posted in Free Download, antivirus

Mungkin teman – teman sering mengalami Kejadian yang menjengkelkan saat menggunakan komputer,baik di kantor,warnet ataupun di rumah.Mungkin penyebab dari itu semua adalah virus atau malware sedang menjangkiti komputer anda.Saat ini banyak sekali virus komputer yang di sekitar kita,makanya berhati hatilah jika sedang menggunakan komputer anda.Mungkin ada baiknya kita melakukan usaha preventif untuk mencegah itu semua,di sekitar kita banyak tersedia anti virus baik yang bayar ataupun yang gratisan.Baik yang produk luar ataupun produk lokal.Tapi kadang virus terlalu bandel untuk di hilangkan,ada baiknya anda mencoba software yang satu ini.

Norman Malware Cleaner,buatan Salah satu perusahaan dunia Norman Enterprises Ini terbukti sangat ampuh untuk membasmi malware yang menjangkiti komputer kita.Norman Malware Cleaner adalah sebuah program utilitas Norman yang dapat digunakan untuk mendeteksi dan menghapus perangkat lunak berbahaya tertentu (malware).
Perhatikan bahwa tidak boleh digunakan sebagai pengganti untuk menjalankan proteksi antivirus proaktif normal, tetapi lebih sebagai alat reaktif untuk menangani sistem yang sudah terinfeksi.Berikut review software tersebut.

Dengan men-download dan menjalankan program di bawah ini akan membersihkan sistem yang terinfeksi sepenuhnya:

* Membunuh menjalankan proses yang terinfeksi
* Menghapus infeksi dari disk (termasuk komponen ActiveX dan objek browser helper)
* Mengungkapkan dan menghapus rootkit
* Mengembalikan nilai registri yang benar
* Hapus referensi yang dibuat oleh malware di file hosts
* Remove windows firewall rules for malicious programs

Persyaratan sistem

* Supported operating systems: Windows 98, Me, NT, 2000, XP, 2003 dan Vista
* Sistem Operasi tidak didukung: Windows 95

link download Norman Malware cleaner

Anti Virus terbaik 2009 versi Av-Comparative

October 5, 2009 Leave a comment

Di kuarter pertama tahun 2008 ini, AV-test.org yang bekerjasama dengan AV-Test GmbH (Jerman) selesai mengadakan berbagai test membandingkan sekitar 28 Antivirus. Semua produk diambil dari versi terbaik yang diupdate pada tanggal 7 Januari 2008 dan ditest didalam sistem operasi Windows XP SP2 (English). Hal ini tentu saja merupakan Informasi dan test yang sangat bermanfaat sebagai referensi untuk memilih Antivirus.

Pengetesan-pengetesan itu adalah sebagai berikut :

  • Signature-based test
  • False-Positives-Test ( kesalahan mendeteksi virus )
  • Proactive detection
  • Reaction times
  • Rootkit detection (12 active samples)

Test ini untuk mengetahui akurasi Antivirus mendeteksi berbagai jenis virus yang ada. Pengetesan digunakan sample berbagai virus, trojan horses, backdoors, bots dan worm yang berjumlah lebih dari 1 juta (1.024.381 sample). Semuanya merupakan mallware yang menyebar selama 6 bulan terakhir. Pengetesan dilakukan dengan memberikan rating “very good” (++) terhadap Antivirus yang mampu mendeteksi lebih dari 98% mallware tersebut.

Pengetesan kedua dilakukan untuk mengetahui prosentase kesalahan mendeteksi file yang bersih. Untuk ini digunakan 65.000 clean files, dan hasilnya memberikan predikat “very good” (++) jika antivirus tidak mendeteksi kesalahan.

Proactive detection untuk mengetahui seberapa aktif Antivirus mampu mendeteksi virus-virus baru atau kemampuan mendeteksi ketika database virus belum diupdate ( misalnya belum diupdate selama satu mingggu ), selain itu juga kemampuan mendeteksi terhadap virus yang senantiasa merubah diri. Reaction times merupakan test untuk mengetahui seberapa cepat perusahaan Antivirus menanggapi menyebarnya virus baru, berdasarkan 55 sample di tahun 2007. Jika reaksi yang diberikan kurang dari 2 jam akan diberikan predikat “very Good” (++). Test terakhir untuk mendeteski keberadaan Rootkit, dengan menggunakan 12 sample.

Bagaimana Hasilnya ?
Berikut hasil dari masing-masing test tersebut :

Signature-based Detection :

Kemampuan mendeteksi dari 1.024.381 sample virus.

Nama AntiVirus Terdeteksi Prosentase
WebWasher (gateway product only) 1023742 99,9%
AVK 2008 1022418 99,8%
AntiVir 1020627 99,6%
Avast! 1018204 99,4%
Trend Micro 1009662 98,6%
Symantec 1006849 98,3%
AVG 1005006 98,1%
BitDefender 1003902 98,0%
Kaspersky 1003470 98,0%
Ikarus 1002894 97,9%
Sophos 1001655 97,8%
F-Secure 999806 97,6%
Microsoft 992880 96,9%
F-Prot 986961 96,3%
Panda 979409 95,6%
Rising 962674 94,0%
Norman 962191 93,9%
McAfee 959919 93,7%
Fortinet 957558 93,5%
Nod32 953936 93,1%
Dr Web 887736 86,7%
VBA32 885313 86,4%
QuickHeal 862919 84,2%
ClamAV 791505 77,3%
Command 729233 71,2%
VirusBuster 693944 67,7%
K7 Computing 571329 55,8%
eTrust-VET 566161 55,3%

False-Positives (FP) Test

Very Good
(0 FP)
Good
(1 FP)
Satisfactory
(2 FP)
Poorly
(3 FP)
Very poor
( > 3)
eTrust-VET
McAfee
Microsoft
Symantec
AntiVir
AVG
Command
F-Prot
F-Secure
Nod32
Norman
Sophos
Trend Micro
VirusBuster
Avast!
AVK 2008
BitDefender
Dr WebK
7 Computing
Kaspersky
Panda
QuickHeal
Rising
VBA32
WebWasher
ClamAV
Icarus
Fortinet


Proactive Detection :

Very Good Good Satisfactory Poorly Very poor
BitDefender
Fortinet
F-Secure
Nod32
Panda
Sophos
WebWasher
AntiVir
AVK 2008
Dr Web
Ikarus
Kaspersky
McAfee
Norman
Symantec
Trend Micro
VBA32
Avast!
AVG
QuickHeal
Rising
ClamAV
Command
eTrust-VET
F-Prot
K7Computing
Microsoft
VirusBuster


Reaction Times:

Very Good
(< 2 hours )
Good
( 2-4 hours)
Satisfactory
( 4- 6 hours)
Poorly
(6-8 hours)
Very poor
( > 6 hours)
AntiVir
AVK 2008
ClamAV
Kaspersky
WebWasher
Avast!
BitDefender
Sophos
Trend Micro
Fortinet
F-Secure
Ikarus
Nod32
AVG
Command
Dr Web
F-Prot
Norman
Panda
QuickHeal
Rising
Symantec
VBA32
VirusBuster
K7 Computing
McAfeee
Trust-VET
Microsoft

Rootkit Detection

Very Good
(all detected )
Good
( 1 not detected)
Satisfactory
( 2 not detected)
Poorly
(3 not detected)
Very poor
( > 3 not detected)
F-Secure
Panda
Symantec
Trend Micro
AntiVir
Avast!
AVG
BitDefender
Dr Web
eTrust-VET
Kaspersky
McAfee
Nod32
Sophos
F-Prot
Ikarus
Microsoft
Norman
Rising
VBA32
VirusBuster
VirusBuster
AVK 2008
QuickHeal
ClamAV
Command
K7 Computing

Kesimpulan

Berdasarkan test-test diatas memang tidak ada antivirus yang paling unggul disemua tahap pengetesan. Tetapi paling tidak bisa diambil beberapa antivirus yang cukup bagus dari kesemua test. Beberapa test mungkin tidak terlalu penting untuk diperhitungkan, seperti reaction times. Waktu reaksi 6-8 jam pun bisa dikatakan cukup bagus bagi kita. Selain itu Rootkit detection juga bukan hal yang begtu penting, mengingat saat ini masih sangat jarang jenis rootkit ini. Jadi kesimpulan disini hanya menilai dari tiga test sebelumnya. Dan ini pun mungkin sangat subyektif. Berikut Urutan Virus terbaik versi ebsoft berdasar test-test (3 test pertama) diatas :

  1. AntiVir. Hampir disemua test mempunyai hasil yang sangat bagus. Ditambah lagi Antivir menyediakan versi Gratis, walaupun tidak semua fasilitas disediakan. Memang kadang masih salah mendeteksi beberapa file yang bersih sebagai virus. Antivir Web site
  2. AVK 2008. Antivirus ini mungkin jarang kita dengar di negeri kita, tetapi berdasarkan test diatas, menduduki peringkat tertinggi dalam mendeteksi virus. Tetapi hal ini harus dibayar dengan kesalahan mendeteksi yang dihasilkan. Selain itu AVK merupakan antivirus berbayar, belum ada versi gratisnya. Selengkapnya bisa dilihat disini GData Secutiry Labs
  3. Avast. Hasil mendeteksi virus cukup bagus. Selain itu Avast juga juga menyediakan versi gratis, yang bisa di download langsung dari websitenya. Selengkapnya disini
  4. Trend Micro. Selengkapnya disini Trend Micro
  5. Symantec. Selengkapnya buka Symantec web site
  6. AVG. Versi gratis bisa download di http://free.grisoft.com
  7. BitDefender. Selengkapnya tentang BitDefender disini
  8. Kaspersky. Selengkapnya

Update
Test Antivirus terbaik 2008 tahap kedua sudah ada. Untuk melihat hasilnya, silahkan dibaca artikel berikut : Test Antivirus Terbaik 2008 tahap kedua

Referensi

Sedikit, User yang Lindungi Diri di Internet

September 2, 2009 Leave a comment

57535_ilustrasi_cybercirme_thumb_300_225AVG dan CMO Council melakukan survey online terhadap 250 pengguna internet. Hasilnya, terungkap bahwa di saat situs-situs jejaring sosial memberikan perhatian serius terhadap keamanan ruang publik secara keseluruhan, hanya sedikit dari pengguna yang memerhatikan hal-hal kecil atau langkah dasar untuk melindungi diri dari kejahatan online.

Kesimpulan tersebut didasarkan pada hasil polling bertema Bringing Social Security to the Online Community. Polling tersebut menggarisbawahi mengenai kerentanan dan perhatian anggota komunitas situs sosial terhadap keamanan cyber dan pencegahan yang perlu dilakukan guna melindungi diri.

Survey ini menunjukkan bahwa di saat mayoritas dari pengguna situs sosial terkena masalah keamanan internet, kurang dari sepertiga di antaranya yang mengambil reaksi melindungi diri secara online. Dan, hanya setengah dari mereka yang benar-benar peduli terhadap pencurian data pribadi, spam, dan malware, di dalam komunitas online atau situs jejaring sosial.

Menurut hasil jajak pendapat secara luas, yang dilakukan sepanjang kuartal kedua 2009, baik terhadap pengguna rumahan atau perkantoran, diketahui bahwa keamanan dasar yang paling sering tak dilaksanakan partisipan adalah:
– mengganti password (64% mengaku kadang-kadang atau tak pernah)
– penambahan privacy settings (57%)
– memberi informasi pada administrator situs sosial (90%)

“Makin seringnya terjadi pelanggaran dan masalah yang menimpa situs jejaring sosial terkenal, seperti Facebook, adalah suatu pertanda bahwa diperlukan suatu pola pikir yang lebih peduli pada pencegahan terhadap ancaman di antara para pengguna komunitas,” kata Donovan Neale-May, Executive Director CMO Council, yang VIVAnews kutip dari keterangan persnya, 2 September 2009.

Disamping risiko keamanan yang mungkin terjadi, adapun beberapa hal umum yang juga dapat menimbulkan risiko pada pengguna yang tidak terproteksi, misalnya:
– menerima kontak dari anggota yang tak dikenal (21%)
– membolehkan orang yang dikenal mengakses lewat komputer pribadi (lebih dari 50%)
– membuka link yang ditawarkan anggota jejaring sosial lain (64%)
– saling berbagi file di dalam jaringan sosial milik mereka (26%)

Sebagai hasil dari besarnya pertumbuhan link, file, dan kontak dengan anggota yang tak dikenal, sejumlah responden telah mengalami berbagai pelanggaran dan ancaman sebagai berikut:

– mengalami pencurian data pribadi atau data fraud (hampir 20%)
– korban infeksi malware (47%)
– melihat serangan phising (55%)

(Sumber : vivanews.com)