Home > Artikel, Tips & Trik, Website/Blog > Tips Sederhana Blokir Situs Pornografi

Tips Sederhana Blokir Situs Pornografi


Berikut langkah-langkah agar anak Anda tidak bisa membuka situs-situs terlarang.

Oleh : Muhammad Firman

(ilustrasi)

Internet adalah ibarat toko serba ada. Segala macam informasi ada di dalamnya. Mulai dari informasi berharga seperti ilmu pengetahuan, teknologi, data pribadi, bahkan sampai konten pornografi. Semua tersaji lengkap.

Saat ini internet juga sudah semakin terjangkau. Baik lewat kabel atau saluran nirkabel, pengguna di rumah atau di manapun ia berada, tetap bisa mengakses berbagai macam hal di dunia maya.

Yang jadi masalah, tentu Anda tidak ingin anak Anda yang baru belajar komputer dan mengenal internet terjerumus masuk ke situs-situs yang berbahaya bukan? Situs pornografi, obat-obatan terlarang, atau situs yang tidak layak lainnya, sebisa mungkin ingin Anda sembunyikan dari hadapan sang buah hati.

Bagi pengguna browser Internet Explorer 8 yang tersedia secara otomatis pada sistem operasi terbaru Microsoft, yakni Windows 7, Anda bisa membuat situs-situs tersebut otomatis diblokir. Berikut langkah-langkahnya.

• Di menu Internet Explorer, klik Tools, lalu Internet Options

• Pada jendela Internet Options, klik tab Content

• Pada bagian Content Advisor, klik Enable

• Jendela berikutnya akan muncul, silakan berikan aturan-aturan sesuai kebutuhan. Misalnya melarang samasekali situs-situs yang mengandung Nudity, Sexual material, dan lain-alin.

• Geser slider ke ujung kiri untuk memblokir samasekali, dan di ujung kanan untuk sama sekali tidak memblokir.

• Masukkan alamat situs-situs yang Anda perkenankan untuk dibuka oleh anak-anak Anda di tab Approved Sites, di kolom Allow this website.

• Setelah selesai, klik Apply dan berikan password jika suatu saat anak Anda perlu membuka situs-situs yang belum Anda setujui.

Setting blokir situs di Internet Explorer (IE) 8

Langkah di atas merupakan salah satu cara paling sederhana untuk menutup akses ke situs-situs yang masuk ke kategori ‘berbahaya’. Meski tidak bisa menjamin 100 persen aman, tetapi minimal saat menjelajah dengan browser Internet Explorer, situs-situs tersebut tidak bisa dibuka, kecuali anak Anda memasukkan password-nya.

(Sumber : vivanews.com)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: