Home > Artikel, Software, Virus & Hacker > HACKER Dalam Konsep Pemikiran

HACKER Dalam Konsep Pemikiran


Hacker memang hanyalah sebutan. Hacker bukan jabatan yang secara akademis diberikan oleh pihak kampus. Dalam dunia masyarakat, mungkin derajat hacker ini setaraf dengan Kyai. Dimana Kyai adalah pangkat yang secara kesepakatan tak terucap disetujui oleh masyarakat.

Istilah hacker telah mampu membius banyak pihak untuk takut, tunduk, hormat bahkan benci. Kondisi ini tentu tak lepas dari keberhasilan marketing istilah tersebut yang telah mampu melukiskannya dalam imajinasi yang tak terhingga.

Jika anda hobby (pura-pura hobby) menggeluti dunia computer, maka secara alamiah (biasanya) anda akan merasa sangat penasaran tentang tingkah laku hacker.
Nah, topik pembicaraan kali ini akan mengupas sedikit banyak hal mengenai Cara Berfikir Hacker.

Prepare
Sebelum memulai, anda harus memperbaiki dulu persepsi tentang makna istilah hacker. Istilah tersebut sebenarnya bukan hanya dipegang oleh seseorang yang mampu menerobos password atau seseorang yang mampu mencuri data secara remote. Istilah hacker sebenarnya berlaku untuk semua kalangan yang ingin keluar dari suatu prosedur yang semestinya. Watak utamanya adalah keinginan menggebu untuk menguji, menguji dan terus menguji. Sehingga, seorang teknisi motor, teknisi computer, praktisi hardware dan desainer bahkan maling termasuk dalam kategori hacker. Karena mereka bekerja tidak selalu mengikuti prosedur yang semestinya. Dalam bekerja, mereka tidak akan selalu mengikuti urutan langkah A, B, C dst yang bertujuan untuk mencapai Z. Seringkali mereka akan menempuh jalur lain yang sama-sama akan berakhir di Z.

Kenapa maling termasuk sebagai hacker ? Karena umumnya maling tidak akan memasuki rumah dengan cara normal. Hacker itu adalah jenis manusia yang abnormal dalam konsep berfikirnya. Mereka senantiasa mengumpulkan berbagai probabilitas untuk mencapai suatu tujuan.

Berfikir ala Hacker
Berikut ini adalah contoh skema cara berfikir ala hacker :

Dari gambar tersebut dapat kita lihat bahwa jika seorang hacker GAGAL, maka ia akan melakukan percobaan berulang-ulang untuk mencapai tujuan akhir. Jadi, dalam hal ini anda tidak boleh takut gagal. Karena dari kegagalan tersebut biasanya akan muncul skenario dan metode baru dalam bertindak.

Mencari Bahan Pemikiran
Mengumpulkan bahan pemikiran atau konsep sebelum mencoba memang tidak mudah. Dalam hal ini paling tidak anda harus sedikit menguasai point-point terpenting dari tujuan anda. Jika tidak, maka hasil akhirnya adalah kebingungan total. Ragam kegiatan hacking itu sangat banyak, anda harus memilih spesialisasi bidang yang akan anda geluti. Karena bagaimanapun, spesialisasi itu penting untuk sebuah identitas diri.

Jika anda ingin menjadi hacker di dunia hardware, maka tentu saja harus mempelajari banyak hal tentang konsep-konsep penerapan hardware.
Begitu pula jika anda ingin jadi hacker di dunia internet. Anda harus banyak menguasai berbagai struktur dasar dari bidang web development. Atau minimal anda menguasai point-point penting terlaksananya sebuah web. Disini, anda sama sekali tidak saya sarankan untuk selalu menggunakan berbagai script yang sudah jadi.
Sebaiknya anda harus segera memulai untuk mempelajari script yang sudah jadi tersebut yang kemudian membuatnya lebih dahsyat ala pemikiran anda. Karena memang hakikat dari kegiatan hacking adalah Perang Pemikiran.

Mencoba dan Terus Mencoba
Mencoba itu masih saudara dekat dengan menunggu. Jadi, mencoba bisa dikategorikan sebagai kegiatan yang agak menjemukan. Apalagi jika percobaan anda selalu menemukan kegagalan. Namun percayalah, kebahagiaan terbesar dalam hidup itu salah satunya dapat anda raih dengan berhasilnya suatu percobaan.

Jika Berhasil
Menikmati hasil hacking memang sangat indah. Anda bisa menghabiskan waktu dengan “menari, berjingkrak-jingkrak atau berak sepuasnya di WC kesayangan anda“. Namun jangan lupa, bahwa cara menuju berhasil itu harus anda tulis, anda ingat dan anda rekayasa kembali untuk keberhasilan berikutnya.

Jika Gagal

Hmmm, saya agak susah untuk menuliskan bagian ini. Karena memang siapapun akan benci kegagalan. Namun, hal penting yang nyaris dilupakan orang adalah “Kegagalan itu anugerah yang tidak disepakati”.
Disebut anugerah karena memang dari kegagalan seringkali menemukan konsep pemikiran baru dalam bertindak. Itupun kalau anda mikir. Analisalah kegagalan konsep yang anda jalankan lalu segera cari referensi untuk menambalnya.

BAGAIMANAPUN TEORI ITU TERKESAN MUDAH. NAMUN PRAKTEKNYA SELALU SAJA HARUS BERBARENGAN DENGAN AMBISI ANDA.

(sumber : www.thejagat.com)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: