Home > Berita, Software > BSA: Risiko Software Ilegal Bukan Hanya Razia

BSA: Risiko Software Ilegal Bukan Hanya Razia


Fajar Widiantoro – detikinet


Suasana Acara BSA (f. widi/inet)

Jakarta – Penggunaan piranti lunak ilegal, menurut Business Software Alliance (BSA), tak semata-mata membuat penggunanya berisiko tertangkap dalam razia. Terdapat risiko lain yang juga bisa diderita penggunanya.

Demikian dikatakan Jeffrey Hardee, Vice President BSA Asia Pacific, saat ditemui detikINET pada acara penghargaan piagam HKI di Hotel Mulia Jakarta, Kamis (17/06/09). “Sebenarnya penggunaan software ilegal tidak hanya menimbulkan risiko dilakukannya razia, namun hal itu akan membatasi potensi penggunaan teknologi informasi,” ujar Hardee.

Terbatasnya potensi itu, ujar Hardee, terjadi karena pengguna piranti lunak ilegal akan kehilangan jaminan dan dukungan piranti lunak. “Piranti lunak berlisensi juga memiliki jaminan dan dukungan yang akan mengarah pada maksimalisasi potensi sebuah piranti lunak sebagai alat manajemen,” ia menambahkan.

Business Software Alliance (BSA) adalah organisasi yang rajin mengedukasi soal pentingnya piranti lunak legal. Upaya edukasi ini pun dijanjikan Hardee akan terus dilanjutkan.

“Kita akan melanjutkan mengedukasi masyarakat Indonesia untuk menggunakan software legal. Untuk ini kita harus bekerja lebih keras, tentunya dengan dukungan penuh dari masyarakat sendiri,” tutur Hardee.

(Sumber detiknet.com)

Categories: Berita, Software
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: